Cara Bijak Mengatur Keuangan Pribadi

mengelola-keuangan“Waduh, masih 1 minggu lagi gajian tapi kantong dah sekarang nih!!!”

Pernah mengalami hal serupa? Mungkin saja!

Pertanyaannya, apakah masalah ini disebabkan karena gaji kecil atau ketidakmampuan dalam mengatur keuangan? Dari sebagian besar kasus, ketidakmampuan dalam mengatur keuangan lebih andil besar dalam situasi ini.

Coba perhatikan: Pada saat Anda dapet gaji, apa yang Anda lakukan? Bersenang-senang bukan?

Agar bisa hidup lebih nyaman dalam jangka waktu panjang, dibutuhkan sedikit kedisiplinan dalam mengatur keuangan pribadi. Anda harus belajar untuk mengalokasikan gaji yang Anda terima mulai dari sekarang.

Saya tau, saat saya bilang “mengalokasikan gaji” banyak orang tidak setuju. Pernah ada yang bilang “Kalo gaji saya besar baru saya bisa alokasi”

Yakinlah hal itu tidak akan pernah terjadi. Bayangkan orang yang gemuk bilang gini “Nanti kalo saya kurus baru saya diet”, lalu kapan kurusnya???

Contoh alokasi gaji yang cukup bijak:

  • 10% untuk dana darurat
  • 10% untuk tabungan
  • 10% untuk belajar hal-hal yang meningkatkan kualitas hidup Anda
  • 10% untuk bersenang-senang
  • 60% untuk hidup sehari-hari

Anda lihat, cuma 10% dari gaji yang dialokasikan untuk bersenang-senang! Memang tidak gampang untuk berkomitmen seperti ini apalagi jika teman Anda sering mengajak untuk ‘hang out’ keluar. Tapi coba bayangkan perbedaan kualitas hidup Anda jika selama 5 tahun kedepan (ato selamanya) Anda menjaga komitmen ini.

Semoga bermanfaat!

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *